Selamat Datang di Portal SMP Negeri 1 Margorejo

SMP Negeri 1 Margorejo

Bapak-bapak guru yang siap menemani siswa belajar, mentransfer ilmu dan membentuk karakter untuk masa depan

SMP Negeri 1 Margorejo

Ibu-ibu guru yang selalu menyiapkan waktunya untuk para siswa menemukan versi terbaik mereka

SMP Negeri 1 Margorejo

Penampilan Grup Rebana pada Lomba MAPSI 2021

SMP Negeri 1 Margorejo

Peringatan Isra Miraj di Sekolah

SMP Negeri 1 Margorejo

Peringatan HGN Tahun 2022

SMP Negeri 1 Margorejo

Pemberian Hadiah Lomba-lomba dalam rangka HGN dan HUT ke-40 SMARSA

SMP Negeri 1 Margorejo

Pembukaan Latihan Dasar Kepemimpinan

Senin, 12 Juli 2021

Pembukaan Tahun Pelajaran Baru dan MPLS

 

Pada hari Senin, 12 Juli 2021 dilaksanakan pembukaan tahun pelajaran baru sekaligus pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk siswa baru. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Google Meet. Kegiatan diikuti oleh Bapak Ibu guru dan sebagian besar siswa.


Acara diawali dengan mendengarkan lagu Indonesia Raya yang diputar melalui video. Setelah itu sambutan kepala sekolah, Bpk. Mukhsinin, S. Pd., M. Pd. sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan MPLS. Dalam sambutannya kepala sekolah mengucapkan selamat kepada seluruh siswa karena sudah berhasil naik ke tingkat yang lebih tinggi atau jenjang lebih tinggi. Khusus untuk kelas VII kepala sekolah mengucapkan selamat bergabung dan berharap agar sekolah dapat menjadi wahana untuk mengembangkan potensi terbaik dari para siswa.

Kepala sekolah juga berpesan kepada peserta didik baru supaya mengikuti kegiatan MPLS dengan baik, sehingga dapat menjadi modal bagi mereka untuk masuk ke lingkungan yang baru. Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan akan mempengaruhi keberhasilan belajar mereka.

Terkait dengan pembelajaran, kepala sekolah memohon maaf kepada para siswa, akibat kondisi yang belum memungkinkan sehingga rencana pembelajaran tatap muka tidak dapat terealisasi. Namun, harapannya para siswa lebih bersemangat dalam mengikuti pembelajaran daring.


Sabtu, 10 Juli 2021

Pengumuman Hari Pertama Sekolah

PENGUMUMAN

  • Kegiatan sekolah dimulai tanggal 12 Juli 2021 secara daring. Tgl 12 - 14 Juli 2021 adalah kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa kelas VII
  • Semua kegiatan MPLS akan menggunakan media Google Classroom dan Google Meeting Dimohon untuk siswa mengunduh aplikasi tersebut di play store, menginstall dan masuk menggunakan akun gmail siswa ybs.
  • Untuk kegiatan MPLS akan dijadikan satu kelas di Google Classroom dengan kode gabung kelas jfy5slp
  • Setelah kegiatan MPLS selesai maka siswa masuk ke grup WA kelas masing  - masing yang akan dibuat oleh wali kelas selaku admin. Siswa dengan akun google classroom langsung bergabung dengan masing - masing mapel (12 mapel), dan kode kelas mapel akan diberikan lewat grup WA kelas.
  • Orang tua dapat memantau perkembangan putra/putrinya melalui grup WA orang tua masing - masing kelas yang akan dibuat oleh wali kelas selaku admin.
  • Hal yang kurang jelas mengenai informasi diatas, dapat ditanyakan lewat google meeting yang akan diadakan nanti siang pukul 10.00 (sekaligus ujicoba jaringan internet)

Link : 

Pembagian Kelas TP. 2021/2022

Saturday, July 10 · 10:00am – 12:00pm

Google Meet joining info

https://meet.google.com/rxj-ucoc-nbs



Sabtu, 03 Juli 2021

PPKM Darurat, PTM Ditunda lagi

Pemerintah akhirnya menarik rem darurat untuk mengendalikan laju COVID-19 yang mengganas. Sejumlah kota/kabupaten di pulau Jawa dan Bali diperintahkan untuk melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat mulai 3-20 Juli 2021.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan yang mengomandoi pelaksanaan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Jawa-Bali telah memaparkan isi aturan terbaru tersebut.

Salah satu kebijakan yang dilakukan yaitu kegiatan belajar mengajar diterapkan secara jarak jauh. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengatakan pembelajaran tatap muka mulai jenjang anak usia dini hingga perguruan tinggi di Jawa-Bali tidak diberlakukan selama PPKM Darurat. "Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali wajib melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau belajar dan mengajar dari rumah sesuai ketentuan PPKM Darurat yang berlaku," kata Kepala Biro Humas dan Kerjasama Kemendikbud-Ristek, Hendarman kepada Tirto, Jumat (2/6/2021). 

Sementara satuan pendidikan pada wilayah selain tujuh provinsi dalam PPKM Darurat dapat memberikan opsi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas setelah memenuhi daftar periksa yang dipersyaratkan. Orang tua/wali pada wilayah selain tujuh provinsi dalam PPKM Darurat memiliki kewenangan penuh dalam memberikan izin kepada anaknya untuk memilih antara mengikuti PTM terbatas atau PJJ. Kebijakan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri : Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, serta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). "Sekolah wajib menyediakan opsi PTM terbatas dan PJJ, serta tidak melakukan diskriminasi kepada peserta didik yang memilih opsi PJJ," ucapnya. Bagi satuan pendidikan selain ketujuh provinsi tersebut, wajib menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas apabila menyelenggarakan PJM terbatas. "Bagi pendidik dan tenaga kependidikan pada seluruh jenjang pendidikan diimbau untuk segera melaksanakan vaksinasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," pungkasnya. Pada masa PPKM Darurat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI juga tidak memberlakukan pembelajaran tatap muka. Dinas Pendidikan (Disdik) DKI juga telah menghentikan PJM sementara waktu karena kasus COVID-19 di Jakarta terus melonjak. "Tentu sekolah tatap muka, kita masih melaksanakan secara online, belum secara offline sesuai kebijakan di DKI Jakarta. Tatap muka belum dimungkinkan sejauh angkanya masih tinggi," kata Wakil Gubernur Jakarta Riza Patria di Balai Kota DKI, Kamis (1/7/2021) malam.


Baca selengkapnya di artikel "PPKM Darurat Jawa-Bali: Sekolah Tatap Muka Dibatalkan di 7 Provinsi", https://tirto.id/ghpM



Rabu, 30 Juni 2021

Selamat Datang Tahun Pelajaran 2021/2022

Momen tahun pelajaran baru adalah momen spesial yang berbeda dengan yang lainnya. Mengapa tidak, di tahun pelajaran baru, biasanya peserta didik akan memperoleh banyak barang-barang baru karena ini adalah momen pergantian kelas. Mereka akan dapat buku paket baru karena memang jenjang kelasnya sudah naik yang otomatis buku paketnya pasti ganti. Alat tulis yang serba baru juga sesuatu yang membuat mata peserta didik berbinar-binar. Mulai dari buku tulis, pensil, penghapus, kotak pensil, rautan dan lainnya. Belum lagi seragam yang serba baru, sepatu baru, tas baru dan serba baru lainnya. Sungguh hal ini membahagiakan bagi peserta didik. Kemudian ketika tiba di sekolah, mereka akan menempati ruangan kelas baru, meja baru, kursi baru dan yang special adalah guru baru, yang akan mendampingi mereka satu tahun ke depan dalam menjalani hari-harinya di sekolah. Lengkaplah sudah kebahagiaan peserta didik dalam menyongsong tahun ajaran baru. Sungguh membuat rasa sabar mereka menanti kehadirannya semakin tidak tertahankan. Akan ada rindu yang membuncah di dada mereka menunggu hari sekolah dimulai. 
Sementara di sisi lain, tahun ajaran baru adalah tahun berjibakunya guru dengan segala persiapan pembelajaran mulai dari program kegiatan, pengajaran diantaranya silabus, progsem, kkm, dan sebagainya. Pelatihan demi pelatihan, bintek, raker, koordinasi dan sebagainya dilakukan oleh guru untuk mempersiapkan sebaik mungkin program sekolah dan pengajaran yang akan dilakukan menyongsong tahun pelajaran baru ini. 
Setiap sekolah memiliki konsep sendiri dalam mengemas program sekolah dan pengajarannya masing-masing. Masing-masing sekolah saling berfastabiqul khoirot mengemas konsep pengajaran yang paling baik dan sesuai dengan kultur nya. Meskipun konsep yang telah ditawarkan pemerintah, yakni kurikulum -13 telah mengalami revisi untuk penyempurnaan, Namun tidak cukup sampai disitu terutama bagi sekolah-sekolah swasta, akan terus mencari, meramu dan meracik konsep tersebut sebaik mungkin agar terwujud sebuah konsep pembelajaran yang semakin tepat sasaran. 
Sementara satu lagi, orang yang disibukkan dengan tahun ajaran baru ini adalah orangtua. Tidak kalah euphoria nya dengan guru dan siswa. Orangtua juga mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin dalam menyongsong anaknya mempersiapkan tahun ajaran baru. Biasanya, jauh-jauh hari sudah mulai menyicil kebutuhan sekolah anaknya, membeli satu persatu hingga semua komplit tepat pada waktunya. Hal ini biasa dilakukan oleh ibu-ibu sebagai pemegang kendali keuangan dalam rumah tangga. Terutama yang anaknya pertama kali masuk jenjang SD, SMP, SMA atau perguruan tinggi. Biaya kebutuhan ini itu akan terasa sangat berat mengalahkan beratnya perasaan Dilan yang menahan rindu kepada Milea. 
Sungguh luar biasa bukan mata rantai yang saling berkaitan ini animonya dalam mempersiapkan segala sesuatunya menyongsong ajaran baru. Semua memilki tujuan yang sama sesuai dengan perannya masing-masing, yaitu ingin mempersembahkan yang terbaik kepada peserta didik. Agar peserta didik dapat menuntut ilmu dengan sebaik-baiknya. Memberikan pengajaran dan pengalaman yang terbaik untuk mereka. 
Dunia pendidikan yang dinamis memang menuntut segala elemen terutama guru untuk selalu bergerak, mengikuti perkembangan zaman, menggali tiap sudut kurikulum agar materi yang kita sampaikan mengena dan dapat dipahami oleh peserta didik yang notabenenya adalah generasi milenial yang tak lepas dari kecanggihan zaman. Hal ini tidak dapat kita pungkiri. Jika masih menggunakan cara-cara lama maka kita tidak akan bisa memberikan pendidikan yang terbaik untuk mereka. Untuk itu, mari kita tingkatkan kualitas diri, upgrade pengetahuan, melek teknologi jangan gaptek karena teknologi inilah salah satu senjata kita dalam menaklukkan anak didik. 
Fungsikan peran masing-masing, jadi apapun kita dalam menyongsong tahun ajaran baru ini. Maka, berikanlah yang terbaik. Kita niatkan dalam diri bahwa kita akan mendidik calon pemimpin masa depan yang akan meneruskan kepemimpinan bangsa ini di masa depan. So, mari kita anggap dalam diri kita bahwa kita akan mendidik calon presiden, calon menteri, calon kepala daerah yang membawa perubahan bangsa ini ke arah yang lebih baik lagi. Dengan begitu, semangat mendidik akan selalu tumbuh subur dan mekar di hati kita. Sejenak, kita akan lupa tentang kehidupan dan tingkat kesejahteraan yang selama ini selalu menggeluti pikiran kita, yang sering menghambat keikhlasan kita, para guru!